BerandaLatihan BasketLatihan Lompat VertikalDeadlift Rumania (RDL)/ Sentuh Jari Kaki Kaki Lurus

Deadlift Rumania (RDL)/ Sentuh Jari Kaki Kaki Lurus

Bagaimana cara melakukan Deadlift Rumania (RDL)/ Sentuh Jari Kaki Kaki Lurus

Cobalah menyentuh jari kaki Anda di sisi yang sama sementara kaki lainnya terangkat lurus sempurna — bergantian sisi.
Inventaris yang dibutuhkan:
Matras Yoga
Tingkat keahlian yang dibutuhkan:
Pemula
Deadlift Rumania (RDL)/ Sentuh Jari Kaki Kaki Lurus
Total repetisi:
Total waktu:
min

Instruksi Video untuk Latihan Bola Basket Ini

Deadlift Rumania (RDL)/ Sentuh Jari Kaki Kaki Lurus
Main

Hadiah untuk latihan ini

Selesaikan latihan ini dan dapatkan hadiah! Dapatkan hadiah karena mengasah keterampilan Anda di aplikasi seluler kami hari ini.
+
1
XP
Total pengalaman latihan
1
Pakaian
12
Koin

Menembak

Finishing
+

Keatletisan

Kelincahan
+
Kekuatan
+
Stamina
+
Kecepatan
+
Vertikal
+

Menggiring bola

Dribbling
+
Ini adalah beberapa teks di dalam blok div.
Assist
+
Ini adalah beberapa teks di dalam blok div.
Coach Dan

Coach Dan Berkata:

Single-Leg RDL Perkuat Rebound Lompatan Kedua

Romanian Deadlift (RDL), sering digunakan sebagai variasi Stiff Leg Toe Touch, adalah latihan kekuatan dan pengkondisian fundamental yang dirancang untuk membuka potensi vertikal Anda. Latihan ini menargetkan rantai posterior—khususnya glutes, hamstring, dan punggung bawah—yang bertindak sebagai mesin utama untuk lompatan eksplosif dan sprint di lapangan. Baik Anda seorang guard yang mencari langkah pertama yang lebih cepat atau forward yang berjuang untuk rebound, menguasai gerakan ini sangat penting untuk membangun kekuatan mentah dan mencegah cedera tubuh bagian bawah.

Cara Melakukan Latihan Ini

  1. Persiapan: Berdiri dengan satu kaki dengan lutut sedikit ditekuk (lutut rileks), menjaga kaki yang tidak bekerja melayang sedikit di atas lantai. Kencangkan otot inti Anda untuk menstabilkan keseimbangan.
  2. Tekuk Pinggul: Mulai gerakan dengan mendorong pinggul ke belakang, bukan dengan membungkuk di pinggang. Bayangkan Anda mencoba menutup pintu mobil dengan otot bokong Anda.
  3. Rentangkan: Saat tubuh bagian atasmu turun ke tanah, rentangkan kaki yang tidak bekerja lurus ke belakangmu, menciptakan garis lurus dari kepala hingga tumitmu.
  4. Raih: Turunkan tangan di sisi yang sama dengan kaki tumpu Anda ke arah jari-jari kaki, jaga punggung tetap lurus dan tulang belakang netral selama penurunan. Turunkan hanya sejauh fleksibilitas otot paha belakang Anda memungkinkan tanpa membungkukkan punggung.
  5. Dorong: Dorong secara eksplosif melalui tumit kaki tumpuan Anda dan dorong pinggul Anda ke depan untuk kembali ke posisi tegak awal.

Mengapa Latihan Ini Efektif

Latihan ini secara langsung berlaku untuk situasi pertandingan dengan memperkuat rantai posterior, yang bertanggung jawab atas sebagian besar produksi gaya vertikal Anda. Dalam basket, lompatan vertikal tinggi dan <i>defensive slide</i> yang cepat sangat bergantung pada dominasi pinggul; <i>RDL</i> melatih tubuh Anda untuk membebani pinggul dengan benar daripada hanya mengandalkan lutut (dominasi paha depan). Selain itu, komponen satu kaki meniru tuntutan unilateral permainan, seperti tolakan <i>layup</i> atau <i>pivot</i> bertahan, meningkatkan keseimbangan dan stabilitas sendi Anda untuk mengurangi risiko cedera <i>ACL</i> dan pergelangan kaki.

Tips Pro

  • Pertahankan Tulang Belakang Netral: Jaga punggung Anda tetap rata dan dada terangkat sepanjang gerakan. Jika punggung Anda mulai membungkuk, Anda telah terlalu rendah dan tidak mengaktifkan otot hamstring.
  • Jangan Kunci Lutut: Pertahankan sedikit tekukan atletis pada lutut kaki tumpuan Anda. Mengunci lutut mengalihkan ketegangan ke sendi daripada otot, mengurangi efektivitas dan meningkatkan risiko cedera.
  • Kontrol Tempo: Lakukan fase penurunan secara perlahan (3 detik turun) untuk memaksimalkan ketegangan otot, lalu meledak ke atas dengan cepat (1 detik naik) untuk mensimulasikan ledakan yang dibutuhkan untuk melompat.
  • Jaga Pinggul Tetap Rata: Hindari membiarkan pinggul Anda berputar terbuka ke arah langit-langit. Visualisasikan menjaga tulang pinggul Anda menunjuk langsung ke lantai seperti lampu depan untuk memastikan aktivasi otot gluteal yang sebenarnya.