BerandaLatihan BasketLatihan PassingUmpan pantul di belakang punggung

Umpan pantul di belakang punggung

Bagaimana cara melakukan Umpan pantul di belakang punggung

Cari dinding dan berdiri 10-15 kaki darinya.
Ambil posisi triple threat menghadap menjauhi dinding.
Gunakan satu dribel, dan saat melangkah, jentikkan pergelangan tangan Anda ke belakang punggung.
Pastikan hanya ada satu pantulan, dan bola mengenai dinding setinggi dada Anda.
Inventaris yang dibutuhkan:
Bola
Tingkat keahlian yang dibutuhkan:
Pemula
Umpan pantul di belakang punggung
Total repetisi:
Total waktu:
min

Instruksi Video untuk Latihan Bola Basket Ini

Umpan pantul di belakang punggung
Main

Hadiah untuk latihan ini

Selesaikan latihan ini dan dapatkan hadiah! Dapatkan hadiah karena mengasah keterampilan Anda di aplikasi seluler kami hari ini.
+
1
XP
Total pengalaman latihan
1
Pakaian
3
Koin

Menembak

Finishing
+

Keatletisan

Kelincahan
+
Kekuatan
+
Stamina
+
Kecepatan
+
Vertikal
+

Menggiring bola

Dribbling
+
Assist
+
1
Coach Dan

Coach Dan Berkata:

Lepaskan Behind the Back Bounce Pass Lewati Bek

Latihan <i>ball-handling</i> tingkat lanjut ini dirancang untuk pemain yang siap membawa kreativitas <i>passing</i> dan kesadaran lapangan mereka ke level berikutnya. Meskipun <i>behind-the-back pass</i> sering terlihat sebagai gerakan <i>highlight-reel</i>, sebenarnya ini adalah alat melarikan diri fundamental yang digunakan untuk menciptakan sudut <i>passing</i> ketika pemain bertahan memotong jalur langsung Anda. Dengan melatih ini sambil membelakangi dinding, Anda memaksa diri untuk mengandalkan memori otot "buta" dan jentikan pergelangan tangan daripada penglihatan, secara drastis meningkatkan propriosepsi dan koordinasi mata-tangan Anda untuk <i>passing</i> dan mengumpulkan bola untuk menembak.

Cara Melakukan Latihan Ini

  1. Persiapan: Berdiri 10 hingga 15 kaki dari dinding yang kokoh, menghadap menjauhi dinding. Ambil posisi "triple threat" yang rendah dan atletis dengan lutut ditekuk dan dada tegak.
  2. Muat: Lakukan satu dribel keras dan agresif dengan tangan pengumpan Anda untuk membangun ritme dan kontrol.
  3. Lakukan: Melangkahlah maju dengan kaki yang berlawanan dengan tangan dribel Anda. Saat melangkah, lingkarkan bola dengan cepat ke belakang punggung Anda, dengan menggerakkan pergelangan tangan untuk mengoper bola langsung ke belakang menuju dinding.
  4. Target: Arahkan bola agar mengenai dinding dengan bersih. Tujuannya adalah untuk menghasilkan kecepatan yang cukup sehingga bola memantul dari dinding dan kembali ke arah tubuh Anda.
  5. Ambil Bola Kembali: Saat bola menyentuh dinding, segera putar kepala atau putar tubuh Anda untuk menemukan bola, menangkapnya dengan bersih menggunakan kedua tangan setinggi dada, siap untuk segera beralih ke tembakan atau penetrasi.

Mengapa Latihan Ini Efektif

Latihan ini mengisolasi mekanika spesifik yang dibutuhkan untuk <i>passing</i> elit: kekuatan pergelangan tangan, fleksibilitas lengan, dan kemampuan untuk memisahkan tubuh bagian atas dari tubuh bagian bawah Anda. Dengan menghadap jauh dari target, Anda menghilangkan ketergantungan visual, memaksa Anda untuk mengembangkan "rasa" bawaan untuk mengetahui posisi bola dan ke mana bola harus pergi. Selain itu, persyaratan untuk berbalik dan menangkap rebound mensimulasikan sifat kacau dari sebuah pertandingan, melatih tangan Anda untuk mengumpulkan bola dengan cepat dan bersih—keterampilan penting untuk meningkatkan kecepatan pelepasan tembakan Anda dan keamanan bola secara keseluruhan dalam keramaian.

Tips Pro

  • Dekatkan Bola ke Tubuh: Jangan ayunkan bola terlalu jauh dari pinggul Anda. Dekatkan bola ke punggung bawah Anda untuk meminimalkan waktu bola terekspos kepada pemain bertahan.
  • Jentik, Jangan Dorong: Kekuatan harus berasal dari jentikan pergelangan tangan yang kuat dan ekstensi siku, bukan gerakan mendorong yang lambat. Jentikan cepat menciptakan kecepatan yang dibutuhkan agar bola kembali padamu.
  • Tetap Rendah: Pertahankan tekukan lutut Anda sepanjang seluruh gerakan. Bangkit saat mengoper menghilangkan momentum Anda dan membuat Anda menjadi target yang lebih mudah bagi pemain bertahan.
  • Latih Kedua Tangan: Anda hanya sebaik tangan lemah Anda. Pastikan Anda melakukan repetisi yang sama dengan tangan kiri dan kanan Anda untuk menjadi playmaker ancaman ganda sejati.