Gerakan Up & Under

Cara Melakukan Latihan Bola Basket Ini

Atur waktu 1 menit untuk setiap jenis penyelesaian.
Mulai di sayap kanan dan setelah rebound Anda harus pindah ke sayap lain.
Setelah rebound, Anda harus melakukan autopass, lakukan front pivot, dan serangan berikutnya.
Gerakan up&under digunakan untuk membuat pemain bertahan melompat sehingga pengendali bola dapat melewati bagian bawah pemain bertahan dan melakukan tembakan terbuka.
Ini terdiri dari pump fake dan kemudian step through menuju ring.
Poin penting: Saat melakukan gerakan Up&under, pemain harus menjaga kaki porosnya tetap di lantai sepanjang gerakan. Lakukan sedekat mungkin dengan kecepatan pertandingan. Cobalah mencetak poin sebanyak mungkin.
Inventaris yang dibutuhkan:
Bola
Tingkat keahlian yang dibutuhkan:
Pemula
Total repetisi:
Total waktu:
2
min

Hadiah untuk latihan ini

Selesaikan latihan ini dan dapatkan hadiah! Dapatkan hadiah karena mengasah keterampilan Anda di aplikasi seluler kami hari ini.
+
2
XP
Total pengalaman latihan
1
Pakaian
8
Koin

Menembak

Finishing
+
1
Tembakan Jarak Menengah
+

Keatletisan

Kelincahan
+
Kekuatan
+
Stamina
+
Kecepatan
+
Vertikal
+

Menggiring bola

Dribbling
+
1
Coach Dan

Coach Dan Berkata:

Menguasai Up & Under: Gerakan Kaki & Penyelesaian Tingkat Tinggi

Up & Under adalah gerakan balasan abadi yang digunakan oleh pencetak angka elite untuk mengeksploitasi pemain bertahan agresif yang terlalu menekan atau melompat untuk memblok tembakan. Latihan ini penting untuk guard, wing, dan post player, berfokus pada kategori keterampilan penting yaitu gerak kaki, kesabaran, dan penyelesaian di tengah keramaian. Dengan menguasai urutan ini, Anda akan belajar menggunakan momentum pemain bertahan untuk melawan mereka, mengubah tembakan sulit yang dijaga ketat menjadi layup berpersentase tinggi.

Cara Melakukan Latihan Ini

  1. Persiapan: Mulai di right wing. Putar bola ke depan dengan backspin (autopass) untuk mensimulasikan menerima umpan dari rekan setim.
  2. Menghadap Ring: Kejar bola, tangkap dengan jump stop atau stride stop, dan lakukan pivot depan yang tajam untuk menghadap ring. Anda harus berada dalam posisi triple-threat yang rendah dan atletis.
  3. Gerakan 'Up': Lakukan gerakan *shot fake* yang agresif. Angkat bola di atas alis mata Anda dan kunci pandangan Anda ke ring. Tujuannya adalah untuk membuat pemain bertahan terangkat dari posisi siaganya.
  4. Gerakan "Under": Sambil menjaga kaki pivot Anda tertanam kuat, melangkahlah dengan agresif menggunakan kaki non-pivot Anda. Bawa bola rendah—di bawah lutut Anda—untuk melindunginya dari tangan yang mencoba merebut.
  5. Selesaikan: Meledak ke arah ring. Tergantung jaraknya, ambil satu dribel kuat atau langsung lakukan layup Anda, mensimulasikan penyelesaian melalui kontak.

Mengapa Latihan Ini Efektif

Dalam situasi pertandingan, defender dilatih untuk mengganggu tembakan secara agresif. Latihan ini melatih Anda untuk tetap tenang dan terkendali saat pertahanan kacau. Dengan melatih mekanika spesifik pivot dan step-through, Anda membangun memori otot yang diperlukan untuk menghindari pelanggaran traveling—kesalahan umum dengan gerakan ini. Ini mengajarkan Anda untuk memanipulasi pertahanan dengan mata dan bahasa tubuh Anda, menciptakan jalur terbuka yang sebelumnya tidak ada.

Tips Pro

  • Jual dengan mata Anda: Shot fake tidak berguna jika Anda tidak melihat ke ring. Mata Anda lah yang meyakinkan pemain bertahan bahwa Anda akan menembak.
  • Ayunkan rendah dan kuat: Saat Anda melangkah melewati untuk bagian "bawah", gerakkan bola dalam bentuk "U" menyapu di bawah lutut Anda. Jika Anda membawa bola melintasi dada, pemain bertahan yang cerdas akan merebutnya.
  • Jaga Kaki Pivot Anda Tetap Stabil: Kesalahan paling umum adalah mengangkat atau menggeser kaki pivot sebelum melepaskan bola untuk dribel. Fokus untuk menjaga kaki itu tetap menempel di lantai sampai bola meninggalkan tangan Anda.
  • Repetisi Kecepatan Pertandingan: Jangan melatih ini dalam gerakan lambat. Anda perlu melakukan pivot dan rip dengan intensitas yang sama seperti yang Anda lakukan di kuarter keempat untuk mengembangkan kecepatan basket yang sesungguhnya.